Selamat mengikuti diklat pengembangan media pembelajaran berbasis ICT
Selamat datang peserta Diklat Pengembangan Pembelajaran Media ICT di P4TK Medan Bidang Bangunan dan Listrik Tanggal 3 Oktober 2011 sampai dengan 3 November 2011

Laman

Minggu, 16 Oktober 2011

RPP Bahasa Indonesia SMK


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP 2-1)


Sekolah                        : SMK PUTRA ANDA BINJAI
Mata Pelajaran             : Bahasa Indonesia
Kelas / Semester          : X1 /3
Pertemuan ke               : 1.2
Alokasi waktu              : 4 x 45 Menit
Standart Kopetensi       : Berkomunikasi Dengan Bahasa Indonesia Setara Tingkat Madia
Kopetensi Dasar           : 2.1 Menyimak Untuk Menyimpulkan Informasi Lisan Yang                  Tidak Bersifat Perintah Dalam Kontesk Bekerja.

Indikator                     :
1.            mengubah informasi dari bentuk lisan ke bentuk non verbal (bagan /table/diagram/grafik/denah/matriks)
2.            menyampaikan pendapat/opini dengan menggunakan teknik penyampaian simpulan dan pendapat yang akurat secara deduktif dan induktif.
3.            menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam menyampaikan suatu informasi.


I.       Tujuan pembelajaran :
3.            Siswa dapat mengubah informasi dari bentuk lisan ke bentuk nobn verbal (bagan/table/diagram/grafik/denah/matriks)
2.      Siswa dapat ,menyampaikan pendapat/opini dengan menggunakan teknik penyampaian simpulan dan pendapat yang akurat secara deduktif dan induktif.
3.      Siswa dapat menggunakn bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam   menyampaikan suatu informasi.             

II.  Materi Ajar :
-               Teknik membuat catatan verbal dan non verbal sebagai dasar untuk membuat simpulan (lisan/ tulis)
-               Teknik menyimpulkan secara induktif,deduktif serta campuran.

1.            Deduktif.
                           a.   silogisme
                           b.   Akibat sebab – sebab akibat

2.            Induktif
                           a    generalisasi
                           b   akibat sebab – sebab
                           c.   sebab .akibat –akibat
                           d   sebab – akibat berantai
                           e   anologi

3.      Campuran (deduktif – induktif )
                        - Teknik menyampaikan simpulan dan pendapat
                        - Kesadaran berbahasa /sikap perbahasa yang positif

III. Metode Pembelajaran :
      Metode audiolingual, penugasan dan diskusi

IV. Langkah- langkah pembelajaran :
      Pertemuan pertama
A.     Kegiatan Awal :
         1). Siswa menjawab pertanyaan guru tentang materi yang lalu.
                        2). Siswa menyimak penjelasan guru tentang tujuan pembelajaran dalam pertemuan ini.
      3). Siawsa diberi motivasi dengan contoh- contoh berbahasa nonverbal           dan verbal

B. Kegiatan inti :
1).   Siswa diperdengarkan rekaman
2). Siswa mengubah informasi yang disimak ke bentuk non verbal     (bagan/table/diagram/grafik/denah/matriks)

C. Kegiatan akhir :
                        Siswa menyimpulkan hasil belajar hari ini

      Pertemuan ke dua
A.     Kegiatan awal
1).  Siswa menjawab pertanyaan guru tentang materi yang lalu
2). Siswa menyimak penjelasan guru tentang tujuan pembelajaran dalam pertemuan ini.
B.  Kegiatan Inti :
1).  Siswa menyimak rekaman dan mencatat hasil simakannya di buku modul
2).  Siswa menyimpulkan hasil simakan dengan memperhatikan teknik menyimpulkan secara deduktif dan induktif
3).  Siswa menyampaikan hasil simpulannya di depan kelas secara bergantian
4).  Siswa menanggapi hasil simpulan temannya
C. Kegiatan Akhir :
   Siswa bersama- sama menyimpulkan hasil belajar , kemudian mengikuti evaluasi

V. Alat / Bahan / Sumber  Belajar :
- Alat : Tape, rekaman / kaset
- Bahan : wacana darikoran
- sumber belajar : Modul Bahasa Indonesia Tk. Madia
  “ Buku” Argumentasi dan narasi “ oleh Gorsy Kerap
  “ Belajar mengemukakan pendapat “ Oleh Jos Daniel Parera

VI . Penilaian
A . Simak rekaman B.1.1.A” kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, bahasa daerah , dan bahasa asing “ setelah selesai menyimak buatlah bagan fungsi bahasa Indonesia dalam kedudukannya sabagai bahasa persatuan
B .   Simak rekaman B.1.1.E dan tentukan pola berfikir deduktif, induktif, atau campuran

Kunci jawaban :
A . Rekaman B.1.1.A
B . Rkaman B.1.1.E
1. deduktif                    6 . induktif
2. deduktif                    7 . induktif
3. deduktif                    8 . induktif
4. deduktif                    9 . induktif
5. deduktif                    10 .induktif

Pedoman penilaian  B
Jumlah jawaban betul X 100 = Nilai Jumlah Soal



Mengetahui,                                                                  Binjai ,              Juli 2011
Kepala SMK Putra Anda Binjai                                    Guru Mata Diklat



SAGINO ,S.Pd                                                            MILYH EFFENDY,SP.d
NIP



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( NO . 2.2 )

Mata pelajaran             : Bahasa Indonesia
Kelas / Semester          : XI / 1
Pertemuan Ke              : 3, 4 ,5
Alokasi Waktu             : 6 x 45 Menit
Standrat Kopetensi       : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat madia
Kopetensi Dasar           : 2.2 Memahami perintah lisan baik yang di ungkapkan maupun yang tidak

Indikator
1 . Merumuskan kembali isi perintah (secara lisan, maupun tulisan )
2 .Menyebutkan kegiatan yang akan dilakukan berdasarkan isi perintah secara     lisan /tertulis
3  Mengonfirmasikan kebenaran rencana kegiatan yang telah direncanakan sesuai dengan rencana pemberi perintah
4 . Melaksanakan perintah sesuai dengan isi perintah

I . Tujuan Pembelajaran:
1 . Siswa dapat merumuskan kembali isi perintah (secara lisan, maupun tulisan )
2 . Siswa dapat menyebutkan kegiatan yang akan dilakukan berdasarkan isi perintah secara lisan/tulisan
3 . Siswa dapat mengonfirmasikan kebenaran rencana kegiatan yang telah direncanakan sesuai dengan rencana pemberi perintah
4 . Siswa dapat melaksanakan perintah sesuai dengan isi perintah

II . Materi Ajar :

v     Pengertian kalimat perintah :
Kalimat Perintah ialah kaliamat yang mengharapkan respon tanggapan dari mitra komunikasi
v     Ciri – ciri kalimat perintah :
1.      Dengan pola umum intonasi naik pada bagian awal (2 3 )
pergi !
      2 3
Pergilah
         23 2
2.      Ditandai dengan tanda seru (!)
               Contoh : - bacalah !
               Makanlah hidangan ini !
3.      menggunakan vertikel lah
               contoh : - diamlah, jangan berisik !
4.      berpola kalimat inverse (P-S)
               contoh :  - Simpanlah dokumen ini !
                              - Perhatikan gambar tersebut !
v     Macam kalimat perintah  :
1)      Perintah biasa / biasa :
Ø      Jawablah dengan singkat dan jelas !
2)   Larangan
Ø      Jangan engkau sakiti hatinya !
3)   Sindiran
Ø      Ambilah kembali semua yang telah kau berikan padaku !
4) . Permintaan / harapan
Ø      Saya harap lamaran saya di terima .
5).  Permohonan
Ø      Kami mohon kehadiran anda tepat waktu .
6)   Persilaan
Ø      Hadirin dipersilahkan berdiri .
7)   Saran
Ø      Menurut hemat saya lebih efisien kalau bapak memakai motor

v     Teknik merespon perintah
1)            Merumuskan kembali dengan kalimat sendiri
2)            Membuat rangka / bagan / table perintah
3)            Merencanakan kegiatan untuk memenuhi perintah secara verbal atau non verbal
4)            Mengkompirmasikan kebenaran rencana kerja
5)            Melaksanakan isi perintah :
Kalimat perintah dapat di perhalus dengan menggunakan unsur – unsur berikut :
1.            Menggunakan pertikel lah, misal ,” Buanglah !” lebih halus daripada,  “Buang”
2.            Menggunakan kata – kata seperti mohon, tolong, sudilah , harap , hendaknya, sebaiknya dan sebagainya
Misal : “ Tolong ambilkan kaca mata saya !
                        “ Sebaiknya kamu pulang sekarang !

III .   Metode pembelajaran :
         Siswa menyimak rekaman metode audiolingual “B.1.1D lalu menentukan dua kalimat lanjutan yang koherensi di antara 3 kalimat yang tersedia, kemudian menggungkapkan kembali di depan kelas secara bergantian.

VI .   langkah – langkah pembelajaran :

Pertemuan ke tiga
A . Kegiatan awal :
1.      Siswa menjawab pertanyaan guru tentang pelajaran yang lalu
2.      Siswa menyimak penjelasan guru tentang tujuan pembelajaran dalam pertemuan ini
         B . Kegiatan inti
1.      Siswa memahami isi modul dengan membuat intisari materi di buku catatannya
2.      Siswa merumuskan kembali isi modul yang menggandung kalimat perintah (secara lisan, maupun tulisan )

C . Kegiatan akhir :
Siswa menyimak rekaman monolog, sambil menuliskan inti perintahnya, kemudian di bahas bersam – sam dengan di padu guru

Pertemuan Keempat
A.. Kegiatan Awal  :
      Siswa mengulang kembali pelajaran yang lalu dengan mengungkapkan secara ringkas
B.     Kegiatan Inti  :
1.                                    Siswa mendengarkan informasi dari teman yang mendapat perintah guru
2 .Siswa menyampaikan isi informasi yang mengandung perintah kepada temannya secara bergiliran.  
3.   Siswa mengkonfirmasikan isi perintah yang diterima kepada guru
4.   Siswa merencanakan apa yang akan dilakukan berdasarkan isi perintah.

Pertemuan kelima
A . Kegiatan awal :
siswa mengulang kembali pelajaran yang lalu dengan mengungkapkan secara ringkas
B . Kegiatan inti :
1)            siswa mendengarkan informasi dari rekaman B.1.2.C.
2)            siswa menyebutkan kegiatan yang akan dilakukan berdasarkan isi  informasi yang menggandung perintah
3)            siswa menkompirmasikan isi perintah yang di terima kepada teman sebangkunya
4)            siswamerencanakan apa yang  akan dilakukan berdasarkan isi perintah
5)            siswa melaksanakan isi perintah dengan benar
C . Kegiatan evaluasi :
siswa bersama – sama menyimpulkan inti KBM, kemudian mengerjakan evaluasi

VI . Alat / bahan / sumber belajar :
-         alat : tape, kaset rekaman
-         bahan :brosur petunjuk pemakaian, perawatan atau pembuatan
-         sumber belajar : modul

VII . Penilaian :
Simak rekaman B.1.2.A, “ Petunjuk mengendarai Sepeda motor “ sambil menyimak tulisan inti perintahnya.!
NO Inti Perintah
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Kunci jawaban
NO Inti Perintah
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7
8.
9.
10.


Pedoman penilaian
Jumlah jawaban betul X 100 = Nilai




Mengetahui,                                                                              Binjai ,              Juli 2011
Kepala SMK Putra Anda Binjai                                                Guru Mata Diklat



SAGINO ,S.Pd                                                                        MILYH EFFENDY,SP.d
NIP



















RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( NO . 2.3 )

Mata pelajaran             : Bahasa Indonesia
Kelas / Semester          : XI / 1
Pertemuan Ke              : 6, 7, 8
Alokasi Waktu             : 4 x 45 Menit
Standrat Kopetensi       : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat madia
Kopetensi Dasar           : 2.3 Memahami perintah kerja tertulis

Indikator :
1.  Menggali informasi yang berkaitan dengan budaya kerja yang berlaku di tempat kerja
2.   Merumuskan perintah kerja tertulis
3.   Merencanakan tindak lanjut perintah berdasarkan catatan yang dibuat pada waktu membaca informasi dari perintah kerja tertulis
4.   Membuat bagan/ prosedur kerja berdasarkan perintah kerja tertulis
5.   Menginformasikan rencana kegiatan yang akan dilakukan (lisan/ tulis) kepada pemberi perintah

I Tujuan pembelajaran :

    1. Siswa dapat menggali informasi yang berkaitan dengan budaya kerja yang berlaku di tempat kerja
    2. Siswa dapat merumuskan perintah kerja tertulis
    3. Siswa dapat merencanakan tindak lanjut perintah berdasarkan catatan yang dibuat pada waktu membaca informasi dari perintah kerja tertulis
    4. Siswaq dapat membuat bagan/ prosedur kerja berdasarkan perintah kerja tertulis
    5. Siswa dapat menginformasikan rencana kegiatan yang akan dilakukan (lisan/ tulis) kepada pemberi perintah

II . Materi Ajar
Dalam dunia kerja terdapat aneka bentuk perintah yang harus dijalankan dan aneka macam aturan yang harus di patuhi. Di dunia kerja terdapat aturan – aturan yang menbgatur tentang ketenagakerjaan, seperti aturan rekruitmen pegawai, system pengajian, system kenaikan pangkat, mutasi, dsb. Dalam proses produksi, perusahaan juga menetapkan prosedur- prosedur yang harus diikuti, sepertipengoperasian mesin produksi,pengendalian kualitas, termasuk system penggoperasiannya. Dalam bidang pemasaran,perusahaan juga memiliki kebijakan yang harus dijalankan dan dipatuhi oleh pihak- pihak yang terkait.
Aturan dan petunjuk di semua aspek kehidupan memang harus ada. Aturan dan petujuk itu tidak lain juga merupakan perintah yang harus dijalankan oleh pihak- pihak yang terkait dalam rangka mencapai tujuan bersama, tanpa aturan dan petunjuk untuk dijalankan sebagai pedoman, tujuan bersama tidak akan terwujud.
Agar dapat menjalankan aturan, petunjuk atau perintah dengan baik :
Kita harus ,benar – benar memahami aturan petunjuk atau tahap pertama perintah tersebut dengan pemahaman :
-         Dapat menjawab pertanyaan – pertanyaan yang berkenaan dengan aturan petunjuk, atau perintah tersebut.
-         Dapat merumuskan kembali secara verbal (dengan kata – kata )dan atau nonverbal (dengan table / bagan / skema prosedur kerja)
Kita harus merencanakan tahap kedua tindak lanjutnya. Dalam hal ini kita merencanakn apa kita perbuat untuk menjalankan aturan, petunjuk atau perintah tersebut .
Tahap ketiga selanjutnya rencana kerja yang sudah kita buat, perlu kita konfirmasikan kepada atasan untuk mengetahui tepat tindaknya apa yang akan kita lakukan .
Contoh surat yang berisi perintah kerja :
1.      surat perintah
2.      surat edaran
3.      penguguman
4.      memo
5.      disposisi
6.      manual

Contoh  :  Disposisi :
Rahasia penting rutin

No. Agenda : 102/sp/2007…………                     Tgl. Penyelesaian
Tanggal      : 30 Maret 2007
Perihal        : Penawaran Bahan Kain
Tanggal      : 30 maret 2007
Asal           : PT Darma Tekstil
     
Instansi/ informasi :
Diteruskan kepada :

1.. Harap dipelajari                                     1. Bagian gudang
2. tanyakan bagian pengadaan barang         2. Biro umum
3. Jika perlu segera pesan                           3. bagian keuangan

Jakarta, 30 Maret 2007
Pimpinan,

Suryadi, S. E.

Yang menerima perintah kerja harus menindaklanjuti isi perintah kerja. Prosedur kerja meliputi :
a.       pengaturan pembagian tugas yang jelas dan tegas
b.      pengaturan hubungan kerja sama antar satuan organisasi
c.       pengaturan tentang garis wewenang dan tanggung jawab

III . Metode Pembelajaran :
Siswa disajikan metode resepsi dan produktif aneka bentuk perintah kerja tertulis untuk dipahami dan menindaklanjuti perintah tersebut dengan rencana kerja
Metode komunikatif siswa menyampaikan/mengkonfirmasikan rencana kerja kepada temannya

IV .  Langkah- langkah pembelajaran :
Pertemuan keenam
B.     Kegiatan Awal :
a.       siswa menjawab pertanyaan yang diberikan guru tentang pelajaran lalu   “perintah kerja lisan dalam konteks bekerja”
b.      siswa di beri motivasi dengan cara diberikan contoh – contoh surat yang berisi perintah kerja (memo,disposisi,manual,surat perintah,surat edaran dan pengunguman)
c.       siswa menyimak pembelajaran yang diberikan oleh guru
B . Kegiatan inti :
siswa menggali informasi yang berkaitan dengan budaya kerja yang berlaku di tempat kerja
siswa disajikan surat lalu diminta merumuskan inti perintah kerja berdasarkan catatan yang dibuat pada waktu membaca informasi dari perintah kerja tertulis.
C . Kegiatan Akhir
Siswa dapat membuat simpulan isi materi yang diajarkan guru.

Pertemuan ketujuh
A . Kegiatan Awal :
Siswa mengulang pelajaran lalu dengan menyampaikan secara ringkas di depan kelas secara bergantian.
B . Kegiatan Inti :
1)      siswa disajikan surat untuk menindaklanjuti dengan merencanakan isi perintah bedasarkan catatan yang dibuat pada waktu membaca informasi dari perintah kerja tertulis.
2)      Siswa membuat bagan/prosedur kerja berdasarkan perintah kerja tertulis
3)      Siswa menginformasikan rencana kegiatan yang akan dilakukan (lisan/tulis) kepada pemberi perintah
C . Kegiatan Akhir :
1)      Siswa bersama- sama menyimpulkan isi materi yang disajikan guru

Pertemuan Kedelapan
A . Kegiatan Awal :
Siswa mengulang pelajaran lalu dengan menyampaikan secara ringkas di depan kelas secara bergantian
B . Kegiatan Inti :
1)      Siswa di sajikan surat untuk menindaklanjuti dengan merencanakan isi perintah berdasarkan catatan yang di buat pada waktu membaca informasi dari perintah kerja tertulis
2)      Siswa membuat bagan/prosedur kerja berdasarkan perintah kerja tertulis
3)      Siswa menginformasikan rencana kegiatan yang akan dilakukan (lisan/tulis)kepada pemberi perintah
4)      Siswa melaksanakn perintah kerja sesuai isi perintah
C . Kegiatan Akhir :
1)      Siswa bersama- sama menyimpulkan isi materi yang diajarkan guru
2)      Siswa mengerjakan evaluasi

V . Alat / bahan / sumber belajar :
                  Chart/LCD/Komputer – Alat
o       – Bahan Contoh- contoh surat yang mengandung isi perintah kerja
o       _ Sumber belajar EYD, Tim Depdinas,Modul Bahan Indonesi TK Madia,     Surat menyurat resmi Indonesia” karya lamudin finosa, dan KBBI.

VI . Penilaian :
Pahami isi surat berikut !
PEMERINTAH KOTAMADYA JAKARTA TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN
SMK MALAHAYATI
Jl. Raya Bogor No. 63 Ciracas Tlp. (021)8872973

MEMO

Tanggal : 25 Mei 2008
Kepada  : Wakasek Bidang SAPRAS U.p Drs. H . Aditya Rahman
Dari       : Kepala sekolah

Isi :
Untuk persiapan UN (Ujian Nasional) tanggal 20-31 Mei 2006 harap disiapakan :
1)      Ruang pegawas kapasitas 30 guru
2)      Ruang ujian kapasitas 183 siswa
3)      Ruang tempat naskah ujian

Terima kasih
Kepala sekolah
Ttd.
Drs.Mulyati,M.Pd.
Jawablah pertanyaan berikut sesuai dengan memo di atas !
1.      Siapa dan apa jabatan yang membuat memo?
2.      Siapa dan apa jabatan yang diberi tugas dalam memo tersebut?
3.      Apa kepanjangan “U.p.” dalam memo tersebut ?
4.      Buatlah bagan berdasarkan perintah kerja dalam memo tersebut ?
5.      Jika memo tersebut ditujukan kepada anda,apa langkah- langkah rencana kerja yang akan anda lakukan ?
kunci jawaban
1.      Drs. Mulyati, M.Pd. – kepala sekolah
2.      Drs. Aditya Rahman,Wakasek Sarana Prasarana
3.      untuk perhatian
4.       
5.      pertama :
·        Menyiapkan ruang pengawas yang muat 30 guru
·        Menyiapkan ruangan ujian dengan kapasitas 183 siswa
·        Menyiapkan ruang tempat naskah ujian
kedua :
Mengkonfirmasikan ruangan tersebut dengan kapala sekolah

Pedoman penilaian :
No. Soal Bobot
1.      10
2.      10
3.      10
4.      40
5.      30
Sekor Nilai 100

Mengetahui,                                                                              Binjai ,              Juli 2011
Kepala SMK Putra Anda Binjai                                                Guru Mata Diklat



SAGINO ,S.Pd                                                                        MILYH EFFENDY,SP.d
NIP












































RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( NO . 2.4 )

Mata pelajaran             : Bahasa Indonesia
Kelas / Semester          : XI / 1
Pertemuan Ke              : 9, 10
Alokasi Waktu             : 6 x 45 Menit
Standrat Kopetensi       : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat madia
Kopetensi Dasar           : 2.4 membaca untuk memahami makna kata, bentuk kata, ungkapan, dan kalimat dalam konteks bekerja.


Indikator :
1.      mengelompokkan kata,bentuk kata, ungkapan dan kalimat berdasarkan kelas kata danmakna kata
2.      mendaftar kata- kata yang berpotensi memiliki sinonim dan antonym dalam teks bacaan
3.      mengindentifikasi kata (termasuk bentuk kata baru), frasa,kalimat yang dipersoalkan kebenaran/ketepatannya (diterima/ditolak)berdasarkan paradig,a/analogi.
4.      siswa dapat menggidentifikasi kata (termasuk bentuk kata baru) frasa,kalimat yang dipersoalkan kebenaran/ketepatannya (diterima/ditolak)berdasarkan kaidah atau kelaziman
5.      siswsa dapat mengartikan makna kata sesuai dengan teks

II . Materi Ajar :
Kata – kata dalam bahasa Indonesia dikelompokkan berdasarkan : kelas kata, bentuk kata dan makna kata  :
1 . Pengelompokan kata berdasarkan kelas kata :
(1) . kata kerja (verbal), (2) . kata benda (nomina ), (3). Kata sifat (adjectiva), dan (4) . kata keterangan (adverbial ), dan (5) . kata tugas meliputi kata depan (preposisi), kata sambung (konjungsi), dan partikel

2 . pengelompokan kata berdasarkan bentuk kata :
(1) . kata kerja, (2) . kata berimbuhan, (3) . kata ulang, dan (4) kata majemuk
Setiap kata yang menjadi dasar pembentukan kata baru (kata turunan ) disebut kata dasar, kata turunan yang diturunkan dari kata dasar bias berupa :
·        kata berimbuhan (dibentuk dengan menambahkan imbuhan atau     afiks ke kata dasarnya)
·        kata ulang (dibentuk dengan mengulang kata dasarnya)
·        kata majemuk (dibentuk dengan memadukan dua kata dasar atau lebih )
Pengelompokan berdasarkan makna kata :
a.  Makna leksikal (makna kata secara lepas/ menurut kamus)
                  b.  Makna kontekstual (makna kata yang ditentuka oleh hubungannya dengan kata yang lain)
c. Makna gramatikal/sruktural lazim juga disebut nosi (makna setelah             mendapatkan imbuhan/afikasi),
                  d.   Makna denotative (makna harfiah)
                  e.   Makna konotatif (makna kias/tautan)
Dalam kaitannya dengan penggunaan makna kata kita mengenal sinonim dan antonim, sinonim mengacu ke persamaan atau kemiripan makna, sedangkan antonim mengacu ke pertentangan atau oposisi makna, bukan ingkaran (negasi) makna yang dinyatakan dengan kata – kata tidak atau bukan
Dalam proses perkembangan bahasa Indonesia mengalami banyak penambahan kosakata. Penambahan kosakata ini disebabkan adanya proses asimilasi dan adaptasi dari kosakata asing. Selain itu juga karena hasil bentukan kata yang muncul berdasarkan kata yang muncul berdasarkan paradigma dan proses anologi. Pardigma artinya mengikuti pola atau contoh yang sudah ada.anologi artinya dengan membandingkan pola yang sudah ada.
.



Contoh pembentukan kata baru berdasarkan paradigma/analogi:
Jika proses di atas dikenakan pada kata lain dan menghasilkan bentukan serta makna yang sama, maka proses pembentukan kata di atas disebut pola pembentukan berdasarkan paradigma atau analogi,
Contoh pembentukan yang dipengaruhi oleh imbuhan asing, misalnya:
1.      swa      : swalayan, swaeseran, sembada
2.      isasi      : industrialisasi, modernisasi.
3.      al          : industrial, colonial.
4.      is          : analisis, egois
5.      pasca   : pascapanen, pascasarjana
Pergeseran makna, terjadi karena perkembangan ilmu, teknologi dan budaya masyarakat pemakainya. Pergeseran makna dapat bersifat : meluas, menyempit, konotasi positif/negative, asosiasi dan pertukaran pengindaraan.
A  Meluas artinya cakupan makna kata yang sekarang lebih luas daripada makna dahulu.
                  Contoh : bapak, ibu, saudara, adik, kakak.
B .Menyempit : cakupan makna sekarang lebih sempit daripada makna   dahulu
Contoh :sarjana, sastra
C . Ameliorasi, pergeseran makna yang kini memiliki nilai rasa lebih baik atau lebih terhormat
Contoh : pramuwisma, paramuniaga, tunaaksara, tunasusila, tunanetra, lebih terhormat bila disbanding, pembantu, pelayan took, buta huruf, pelacur, dan buta.
D . Peyorasi, kebalikan dari ameliorasi, pegeseran makna kata yang terkesan kurang sopan atau kurang terhormat
Contoh :- mantan pejabat bergeser menjadi wanita
E  Sinestesia, pergeseran makna kata karena adanya penginderaan yang dipertukarkan
Contoh : - banyank orang yang tersinggung karena mendengar kata – katanya yang pedas
-                     kedatangan artis ibu kota mendapat sambutan dingin dari penonton

III . Metode Pembelajaran :
Metode resefsi dan produktif
Metode komunikatif

IV . Langkah – langkah pembelajaran :

Pertemuan kesembilan
A . Kegiatan awal :
Siswa mendengarkan penjelasan guru mengulang pelajaran lalu dengan aktif menjawab pertanyaan yang di sampaikan guru.

B . Kegiatan inti :
Siswa disajikan aneka bentuk wacana untuk dipahami dan menindaklanjuti wacana tersebut dengan :
1.      Siswa mengelompokkan kata, bentuk kata, ungkapan,dan kalimat berdasarkan kelas kata dan makna kata
2.      Siswa mendaftar kata – kata yang berpotensi memiliki sinonim dan antonim dalam teks bacaan

C Kegiatan akhir :
Siswa menyampaikan / mengkompirmasikan hasilnya kepada temannya

Pertemuan ke sepuluh
A . Kegiatan awal :
Siswa mendengarkan penjelasan guru mengulang pelajaran lalu dengan aktif menjawab pertanyaan yang di sampaikan guru

B . Kegiatan inti :
1)      Siswa disajikan aneka bentuk wacana yang dipahami dan menindaklanjuti wacana tersebut
2)      Siswa dapat mengidentifikasi kata (termasuk bentuk bentuk kata baru),frasa, kalimat dipersoalkan .kebenaran atau ketepatannya (diterima / ditolak )berdasarkan paradigma / analogi
3)      Siswa dapat mengartikan makna kata sesuai dengan teks

C . Kegiatan akhir :
Siswa mengerjakan evaluasi

V . Alat / Bahan / Sumber Belajar :
o       Alat: Chart, Bagan
o       Bahan: Contoh – contoh wacana
o       Sumber belajar : modul bahasa Indonesia Tk Madian,EYD, Tim Depdiknas,kamus idiom, KBBI

VI . Penilaian :
A . pilihan salah satu jawaban yang paling tepat !

1 . Pada waktu istirahat, pak hidayat  memanggil saprit ke kantornya
kata kerja pada kalimat di atas adalah
a.       Istirahat
b.      Memanggil
c.       Sapri
d.      Ke kantornya
e.       Pak Hidayat dan Sapri

2 . saya kebinggungan pagi ini, ayah belum pulang juga dari Surabaya
            Kata keterangan pada kalimat di atas adalah
a.       Kebinggungan
b.      Saya dan ayah
c.       Pagi ini dan Surabaya
d.      Menjual
e.       Buah – buahan

      3 . pasangan kata tersebut yang tergolong sinonim adalh
a.       Besar kecil
b.      Mati hidup
c.       Sudah telah
d.      Suami istri
e.       Suka duka

      4. pasangan kata tersebut yang tergolong antonim adalh
a.       Tua muda
b.      Berakhir selesai
c.       Panjang pendek
d.      Emas perak
e.       Tinggi rendah

      5. kalimat berikut yang bermakna konotatif adalah
a.       PT Sukses mengajukan kerja sam dengan PT Bank BNI selama 3 tahun
b.      Karyawan perusahaan itu selalu bekerja dengan giat
c.       Pergantian pimpinan baru membawa angina segar dalam perusahaan tersebut
d.      Pimpinan persuhaan “rahma” sedang mengadakan pertemuan dengan karyawannya
e.       Kantor itu sangat bersih dan rapi penataannya

      6. kalimat berikut yang bermakna denotative adalah
a.       Perusahaan itu sedang pailit, sehingga banyak karyawan yang di PHK
b.      Jatuh bangunya perusahaan itu menjadi sorotan public
c.       Ayahnya membanting tulang di PT berdikari untuk mencukupi kehidupan keluarganya
d.      Kursi director sedang di perebut kan oleh orang – orang yang berkopeten
e.       Kursi director kami ter buat dari kayu jati


      7. kata – kata di bawah ini mengalami pergeseran makna meluas adalah
a.       Kembang
b.      Berlayar
c.       Bapak
d.      Pendeta
e.       Sarjana

      8 . kalimat di bawah ini yang menggunakan kata yang mengalami perubahan makna  peyorasi adalah
a.       Dalam hal bernegoisasi dialah pakarnya
b.      Setelah mendapatkan kartu merah tiga kali berturut turut, pemain itu di skors
c.       Wisatawan dari jepan di antara oleh pemadu wisata yang telah berpengalaman
d.      Setelah tamat dari sekolah, iabekerja sebagai pramuniaga di took roma
e.       Kemarin gelandangan dan pengemis yang berkeliaran di kota dirazia oleh petugaspenertiban.

9 . karyawan sebagai mitra kerja perusahaan harus di perhatikan kesejahteraannya
Kata bercetak tebal dalam kalimat di atas mengalami perubahan makna
a.       Peyorasi
b.      Ameliorasi
c.       Sinestasias
d.      Meluas
e.       Menyempit

10 . Kalimat di bawah ini yang menggunakan kata yang mengalami perubahan makna ameliorasi adalah
a.       Anak – anak tunarungu ditampung di SLB
b.      Banyak orang tersinggung mendengar kata – katanya yang pedas
c.       Sejak pindah ke tempat basah, tampak perubahan gaya hidupnya
d.      Sarjana sekarang bidang pekerjaannya lebih khusus dibandingkan sarjana zaman dahulu
e.       Suaranya lembut sewaktu menynyikan “tenda biru”

B .Tentukan perubahan makna kata yang terjadi (ameliorative, petorarif, atau sinestesia)
1.      pidatonya terasa hambar
2.      jangan hanya membeo saja
3.      begitu saja tidak becus
4.      yanto memang kurang mampu berpikir
5.      pencuri

Kunci jawaban
1,b 2,c 3,c 4,b 5,c 6,e 7, c 8, e 9, b 10, a





Mengetahui,                                                                              Binjai ,              Juli 2011
Kepala SMK Putra Anda Binjai                                                Guru Mata Diklat



SAGINO ,S.Pd                                                                        MILYH EFFENDY,SP.d
NIP













RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( NO . 2.5 )

Mata pelajaran             : Bahasa Indonesia
Kelas / Semester          : XI / 2
Pertemuan Ke              : 11, 12, 13
Alokasi Waktu             : 6 x 45 Menit
Standrat Kopetensi       : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat madia
Kopetensi Dasar           : 2.5 menggunakan secara lisan kalimat Tanya/ pertanyaan dalam konteks bekerja

Indikator :
1.      mengajukan pertanyaan yang sesuai dengan topic pembicaraan untuk menggali informasi secara santun
2.      mengajukan pertanyaan yang memerlukan jawaban ya atanu tisak sesuai dengan situasi komunikasi dalam bekerja
3.      menggunakan pertanyaan retorik sesuai dengan situasi komunikasi dalam bekerja
4.      mengajukan pertanyaan secara tersamar untuk memohon, meminta, menyuruh, mengajak,merayu, menyindir, meyakinkan, menyetujui, atau menyangguh sesuai dengan situasi komunikasi dalam bekerja

I . Tujuan pembelajaran :
1.      siswa dapat mengajukan pertanyaan yang sesuai dengan topic pembicaraan untuk mengali informasi secara santun
2.      siswa dapat mengajukan pertanyaan yang memerlukan jawaban ya atau tidak sesuai dengan situasi komunikasi dalam bekerja
3.      siswa dapat menggunakan pertanyaan ertorik sesuai dengan situasi komunikasi dalam bekerja
4.      siswa dapat mengajukan pertanyaan secara tersamar untuk memohon, meminta, menyuruh, mengajak, merayu, menyindir, menyakinkan, menyetujui, atau menyanggah sesuai dengan situasi komunikasi dalam bekerja

II . Materi Ajar :
Santun bertanya
Hal – hal yang harus diperhatikan dalam mengajukan pertanyaan kepada lawan bicara :
a.       ajukan pertanyaan yang betul – betul memerlukan informasi dari lawan bicara
b.      jangan memotong jawaban lawan bicara
c.       hindarilah pertanyaan yang menyinggung urusan pribadi lawan bicara anda
d.      gunakan kalimat yang santun yang menyenangkan lawan bicara anda
e.       jagalah hubungan batin yang baik dengan nara sumber/ lawan bicara
Ragam kalimat Tanya yang sering di pakai dalam konteks bekrja :
a.       Mengali informasi
b.      Klarifikasi/ konfirmasi
c.       Retorik
d.      Tersamar

III . Metode pembelajaran :
Metode resefsi dan produktif
Metode komunikatif
Metode bermain peran

IV . Langkah – langkah pembelajaran :
Pertemuan ke sebelas
A . Kegiatan Awal :
1.      siswa yang di tunjuk guru menjelaskan pelajaran yang lalu secara bergantian
2.      siswa diberi motivasi tentang tujuan kopetensi dasar yang akan di pelajari telah dipelajari di kelas X.
B . Kegiatan Inti:
1.      siswa yang duduk di sebelah kanan diminta untuk membaca isi modul tentang kalimat Tanya
2.      siswa yang duduk di sebelah kiri mengali informasi tentang kalimat Tanya kepada teman sebelahnya
3.      siswa menuliskan informasi yang di dapat di buku tulisannya masing – masing

C . Kegiatan Akhir :
 Siswa menyampaikan / mengkonfirmasikan hasilnya kepada temannya

Pertemuan ke dua belas
A . Kegiatan Awal
Siswa yang ditujuk guru menyampaikan hasil pelajaran yang lalu kepada temannya
B . Kegiatan Inti
1)      Siswa bermain peran dalam lingkungan kantor, membuat kalimat Tanya yang memerlukan jawaban ya atau tidak sesuai dengan situasi komunikasi dalam bekerja
2)      siswa menggunakan pertanyaan retorik sesuai dengan situasi komunikasi dalam berkerja
C . Kegiatan Akhir
Siswa mengerjakan evaluasi dalam modul

Pertemuan  Ketiga belas
A . Kegiatan Awal
Siswa yang ditunjuk guru menyampaikan hasil pelajaran yang lalu kepada temannya
B . Kegiatan Inti
1)      siswa bekelompok bermain peran dalam lingkungan kerja, mengajukan pertanyaan secara tersamr untuk memohon, meminta, menyuruh, mengajak, merayu, menyindir, menyakinkan, menyetujuai, atau menyanggah sesuai dengan situasi komunikasi dalam bekerja
2)      kelompok siswa yang lain mengomentari penggunakan kalimat Tanya yang di ucapkan temannya
C . Kegiatan Akhir
Siswa mengerjakan evaluasi dalam modul

Pertemuan Keempat belas
A . Kegiatan Awal
1)      Siswa yang ditunjuk guru menyampaikan hasil pelajaran yang lalu kepada temannya
2)      Siswa di ingatkan kembali tentang langkah – langkah mengadakan wawancara
B . Kegiatan Inti
1)      Siswa di bagi 8 kelompok untuk melakukan praktek menggunakan kalimat tnaya dalam kegiatan wawancara
2)      Siswa diminta memilih salah satu tema berikut untuk kegiatan wawancara
§                     Uji kopetensi
§                     Prakerin
§                     Program keahlian
3)      Siswa membuat daftar pertanyaan yang berhubungan dengan tema yang dipilih
4)      Siswa menentukan narasumber yang sesuai dengan tema wawancara
5)      Siswa mengadakan kegiatan wawancara dengan nara sumber yang di pilih
C . Kegiatan Akhir
Siswa melaporkan hasil wawancara dalam bentuk laporan karya tulis kepada guru
_
V . Alat / bahan / Sumber belajar :
§                     Alat : Komputer, LCD
§                     Bahan : contoh – contoh wacana / artikel
§                     Sumber : modul bahasa Indonesia Tk Madia, EYD, T im Depdiknas, Kamus Idiom, KBBI

VI . Penilaian :
A .  Pilihlah jawaban yang paling tepat !
1 . Kalimat Tanya yang tidak memerlukan jawaban karena sebetulnya penanya sudah mengetahui jawabannya disebut kalimat Tanya
  1. Klasifikasi
  2. Retorik
  3. Tersamar
  4. Informative
  5. Konfirmasi



2 .   Kalimat Tanya yang dapat di jawab dengan singkat ya atau tidak
  1. Klasifikasi
  2. Retorik
  3. Tersamar
  4. Informative
  5. konfirmasi
3 .  Bersediahkah ibu menerima saya sebagai karyawan di perusahaan ini
Pertanyaan di atas bertujuan ………
a . memohon
b . menyindir
c . menyuruh
d . merayu
e . memuja
 4..  Contoh kalimat tersamar yang tujuannya menyindir adalah
a . hal itu tidak perlu di bahas lagi, bukan
b . boleh saja, kapan akan kamu ambil
c . mau kah kamu mengantar saya ke sekolah
d . apakah tidak malu mengambil uang yang telah kau berikan pada adikmu
e . apakah benar kemarin kamu ke pasar senen
5.  Apakah beradaan warung lesehan di trotoar itu sesuai dengan peraturan daerah
Pertanyaan di atas lebih tepat ditunjukkan kepada
a . konsumen
b . pejabat
c . pedagang lesehan
d . kepala desa setempat
pejabat pemerintah kota
6.  Dalam wawancara tentang narkoba, pertanyaan yang paling tepat ditunjukkan kepada bekas pecandu narkoba adalah
a . saya minta kamu jujur, dari mana kamu mendapatkan barang haram itu
b . bagaimana hasil tes urinnya, apakah ia positif pemakai
c . apa pesan anda untuk mereka, yang belum pernah kenal narkoba
d . berapa biaya yang di habiskan, untuk rehabilitasi dip anti itu
e . siapa yang mengenalkan kamu dengan narkoba
7.  Apa saran untuk pemuda – pemuda yang masih menganggur
(dalam wawancara tentang kewirausahaan) pertanyaan di atas paling tepat
a . pengganggur
b . siswa SMK
c . wirausahawan
d . pengemis
e . pejabat
8. Ya, ada dan kepada semua siswa telah dibicarakan tata tertib itu
Kalimat di atas merupakan jawaban atas pertanyaan
a . apa hukuman atau sanksi bagi siswa yang merokok di sekolah
b . apakah ada tata tertib yang melarang siswa merokok di sekolah ini
c . apakah ada di antara siswa yang berani melnggar larangan merokok di sekolah
d . mengapa masih ada siswa yang merasa bangga kalau bisa merokok
e . apakah ada siswa SMK Negeri 3 yang merokok di sekolah
9. Jangan sampai kita bertengkar hanya karena  masalah sepele
Kalimat Tanya retorik barikut semaksud dengan pertanyaan di atas, kecuali
a . apakah kita akan bertengkar hanya karena masalah sepele
b . memalukan bukan, bertengkar hanya dengan masalah sepele
c.   apakah tidak malu kalau sampai kata bertengkar hanya karena masalah sepele
d . tidak adakah cara untuk menyelesaikan masalah selain bertengkar
e . apakah kamu akan bertengkar terus
10 Berikut ini adalah ha – hal yang harus diperhatikan dalam mengajukan pertanyaan kepada lawan bicara, kecuali
a.       ajukan pertanyaan yang betul – betul memerlukan informasi dari lawan bicara
b.      jangan memotong lawan bicara
c.       kejarlah jawaban yang anda inginkan dengan menekan lawan bicara anda
d .  hindarin lah pertanyaan yang menyinggung urusan pribadi lawan bicara anda
e .  gunakan kalimat yang santun yang menyenangkan lawan bicara anda



B . Jawablah dengan singkat pertanyaan berikut
      Buatlah dialog dalam lingkungan kerja dengan menerapkan macam kalimat Tanya

Kunci jawaban
A . 1. b 2 .a 3 . a 4 . a 5 . d 6 . e 7 . c  8 .c 9 . b  10 . c
B  . Jawaban ada pada siswa




Pedoman nilai
A . Jumlah jawaban betul X 100 = Nilai
Jumlah soal






 Mengetahui,                                                                             Binjai ,              Juli 2011
Kepala SMK Putra Anda Binjai                                                Guru Mata Diklat



SAGINO ,S.Pd                                                                        MILYH EFFENDY,SP.d
NIP


































RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( NO . 2.6 )

Mata pelajaran             : Bahasa Indonesia
Kelas / Semester          : XI / 3
Pertemuan Ke              : 15, 16
Alokasi Waktu             : 4 x 45 Menit
Standrat Kopetensi       :  2 . Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat madia
Kopetensi Dasar           : 2.6 membuat paraprfasa lisan dalam konteks berkerja


Indikator :
1.      Informasi secara lisan dari hal yang telah dibaca diprapasakan dengan menggunakan bahasa sendiri
2.      Informasi lisan dari hal yang sudah di dengar di parafrasakan dengan menggunakan bahasa sendiri sendiri

I .   Tujuan pembelajaran :
1.      Siswa dapat menjelaskan pengertian parafrasa
2.      Siswa dapat memparafrasakan informasi secara lisan dari hal yang telah dibicarakan dengan menggunakan bahasa sendiri
3.      Siswa dapat memparafrasakan informasikan secara lisan dari hal yang sudah didengar dengan menggunakan bahasa sendiri

I I .  Materi Ajar :
1.      pengertian parafrasa
2.      teknik menyusun parafrasa
3.      teknik menyampaikan parafrasa secara lisan

III .  Metode pembelajaran :
penugasan
pelatihan

IV . Langkah- langkah pembelajaran
Pertemuan kelima belas
A . Kegiatan Awal :
siswa menjawab pertanyaan tentang parafrasa
siswa menyimak informasi tujuan pembelajaran parafrasa
B .  Kegiatan Inti :
    1. siswa mendapat informasi tentang paraprfasa, cara membuat paraprasa tulisan, parapfrasa lisan
    2. siswa membaca petunjuk kerja
    3. siswa dapat menganalisis isi petunjuk kerja
    4. siswa menyampaikan paraprfasa secara lisan dengan sikap yang santun sesuai dengan petunjuk kerja yang telah dibaca
C . Kegiatan Akhir :
1.      siswa menyimpulkan tentang paraprfasa sesuai petunjuk kerja yang telah dibaca

Pertemuan Keenam belas
A . Kegiatan Awal
1  . Siswa menjawab pertanyaan guru tentang materi pertemuan sebelumnya tentang paraprfasa
B . Kegiatan Inti
      siswa menyimak perintah kerja
      siswa menganalisis isi perintah kerja
      siswa menyampaikan paraprfasa secara lisan yang santun sesuai dengan perintah kerja yang disimak
C . Kegiatan Akhir
siswa menyimpulkan tentang paraprfasa sesuai petunjuk kerja yang telah di simak





V . Alat/ Bahan/Sumber Belajar
Alat            : Tape recorder
Bahan         : Teks Perintah kerja, kaset yang berisi perintah kerja
Sumber belajar : modul bahasa Indonesia, the madian akhadiah S (1994) pembinaan kemampuan menulis bahasa Indonesia

Prastowo, wahyu, (2007) bahasa Indonesia 2 , arya duta
Tim bahasa dan sastra Indonesia, (2007) bahasa dan Indonesia Kls. XL. Galaxy Puspa Mega

VI . Penilaian

Jenis teks : - Tertulis Bentuk Tes : - Uraian

Contoh soal :

Jawablah pertanyaan berikut ini secara jelas dan singkat
1.      Jelaskan apa yang dimaksuk paraprafasa
2.      Sebutkan teknik membuat parafrasa
3.      Sebutkan pola- pola penyampaian secara lisan
4.      Apa yang dimaksud penyajian dengan pola proses
5.      Apa yang harus dipertahankan dalam membuat paraprfasa dari sebuah wacana

Kunci jawaban :

1.   Paraprfasa adalah penguraian kembali suatu teks atau karangan dalam bentuk atau    susun kata yang lain dengan maksud dapat menjelaskan makna yang tersembunyi

2.   Teknik membuat paraprfasa :
      a . menemukan kata kunci yang maknanya hamper sama
b . mengubah bentuk kalimat asal dengan kaliamt yang susunan atau polanya berbeda tanpa mengubah maksud
c . mengubah bentuk metaforis, ungkapan, dan majas ke bentuk lain yang pengertiannya sama
d . mengubah bentuk wacana atanu teks menjadi uraian lebih pendek berupa ringkasan atau rangkuman

      3.   Pola penyampaian paraprfasa secara lisan adalah :
      a . poal urutan/ kronologis
      b . pola sebab akibat
      c . pola contoh
      d . pola proses

4.      Penyajian dengan pola proses adalah penyajian dengan menunjukkan sesuatu atau cara kerja, langkah- langkah kerja atau tahapan pelaksanaan

5.      Yang harus di pertahankan dalam membuat paraprfasa wacana adalah gagasan pokok


















Jenis teks :- perbuatan

contoh soal :
paraprfasakan secara lisan petunjuk kerja berdasarkan pola urutan/ kronologis dari rekaman berikut ini

Format penilaian (teknik skoring)

No Aspek yang Dinilai Skor
1 2 3 4
      1. Ketepatan isi
      2. Urutan waktu
      3. Kata kunci
      4. Ejaan
      5 .Intonasi

Skor maksimal 20 (5 x 4)



Ket :
Kolom skor diisi dengan angka sebagai berikut :
§         skor 4 sangat sesuai
§         skor 3 sesuai
§         skor 2 kurang sesuai
§         skor 1 tidak sesuai

Penilaian maksimum

Skor perolehan X 100 = Nilai yang diperoleh
Skor maksimum






Mengetahui,                                                                              Binjai ,              Juli 2011
Kepala SMK Putra Anda Binjai                                                Guru Mata Diklat



SAGINO ,S.Pd                                                                        MILYH EFFENDY,SP.d
NIP




















RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( NO . 2.7 )

Mata pelajaran             : Bahasa Indonesia
Kelas / Semester          : XI / 3
Pertemuan Ke              : 17 , 18 , dan 19
Alokasi Waktu             : 4 x 45 Menit
Standrat Kopetensi       :  2 . Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat madia
Kopetensi Dasar           : 2.7 Menerapkan pola gilir dalam berkomunikasi


Indikator :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar